Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

03 Oktober 2011

Memasang Tali Sandang Senapan

By LARC

Bagi kita yang mempunyai hobi berpetualang masuk keluar hutan sambil berburu, tentu saja akan kerepotan bila senapan yang kita bawa tidak dipasang tali sandang, mengingat senapan tersebut popornya bukan dari bahan kayu seperti senapan Sharp atau Canon atau senapan Import sehingga sayang bila popornya harus di pasang sekrup buat tali sandang, sehingga nilai-nilai keaslian senapan tersebut sudah berubah...

Pada kesempatan ini LARC akan berbagi cara memasang tali sandang senapan dengan mengambil contoh  senapan-senapan yang di pergunakan oleh anggota LARC, berikut gambarnya :

Gambar dibawah merupakan senapan-senapan milik Anggota LARC


 





 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 









=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

 

Telescope dan Zeroing

By LARC

Senapan angin pada saat ini cenderung menggunakan Scope yaitu merupakan alat bantu pembidik pengganti visir baik itu senapan pompa atau per.

Telescope untuk senapan angin saat ini banyak sekali model dan bentuk, dari mulai yang pendek sampai yang berukuran besar, buatan china juga buatan eropa, namun kita batasi bahwa Telescope yang kita pergunakan dengan ukuran standar senapan angin yang mempunyai kemampuan tembak terbatas.

Ukuran standar yang biasa dipergunakan rata-rata 3-7x20, 4x20, 3-9x32, 3x32, 3-9x40, ukuran tersebut dapat diartikan sbb:
- angka pertama menunjukan berapa kali pendekatan obyek.
- angka paling belakang menunjukan diameter atau ukuran lensa.

Pada dasarnya ukuran scope tergantung kebutuhan kita, disesuaikan dengan senapan yang kita miliki...contohnya : bila kemampuan akurasi senapan kita hanya sampai 20 atau 30 mtr maka scope yang dibutuhkan tentu saja cukup dengan ukuran 3-7x20 atau 4x32 (menurut versi kami).

Berkaitan dengan penggunaan telescope atau scope pada senapan angin maka yang menjadi sedikit permasalahan (khususnya bagi pemula) adalah bagaimana cara setting scope atau zeroing scope pada senapan kita?

Berikut ulasannya :
1. Pasang scope pada senapan sesuai kenyamanan kita, pemasangan scope harus lurus, terlihat dari crosshair bila terlihat miring maka luruskan, karena hal ini berpengaruh juga terhadap arah tembakan...mengingat larinya peluru sebenarnya adalah lurus melambung, selain itu bila crosshair terlihat miring pasti kita sebagai pengguna-nya tidak akan merasa nyaman.
2. Pasang kertas target pada jarak yang di inginkan.
3. Kokang senapan dan masukan peluru.....bidik dan tembakan.
4. Lihat jatuhnya peluru : perhatikan ke arah mana jatuhnya peluru.
5. Bila peluru jatuh di sebelah kiri atas target, maka :

    a. Putar stelan scope samping kearah kiri (seperti membuka sekrup) 5 klik atau sesuai kebutuhan
    b. Putar stelan scope atas kearah kanan (seperti menutup sekrup) 5 klik atau sesuai kebutuhan

3. Lakukan sampai jatuhnya peluru tepat kena titik tengah kertas target.

4. Demikian pula bila peluru jatuh pada posisi sebaliknya lakukan langkah2 diatas yang tentunya dengan arah sebaliknya.

Yang perlu diperhatikan saat kita akan men-setting scope adalah :
  • Peluru : pilih peluru yang benar2 berkualitas bagus (kami rekomendasikan peluru import)
  • Telescope : pilih telescope yang mempunyai stelan "klik"
  • Kertas Target
  • Jarak
Untuk di ingat :

1. Bila peluru susah sekali untuk jatuh pada titik tengah target (jatuhnya peluru tidak terarah), segala kemungkinan bisa terjadi, mulai dari peluru tidak cocok, laras kotor, laras berminyak atau bengkok bisa juga laras cacat, bila menggunakan peredam maka lepas dahulu peredam saat melakukan zeroing,

2. Khusus scope yang menggunakan zoom : bila senapan kita sudah zeroing, usahakan setelah melakukan zooming pada obyek, kembalikan zoom pada posisi awal, dikarenakan stelan pasti akan berubah kecuali kita mengembalikan zoom pada posisi semula.

3. Tips khusus stelan scope :

     a. Stelan Samping

  • putar stelan samping kearah kiri seperti melonggarkan sekrup maka peluru akan jatuh ke kanan target
  • putar stelan samping kearah kanan seperti mengencangkan sekrup maka peluru jatuh ke kiri target 
      b. Stelan Atas
  • putar stelan atas kearah kiri seperti melonggarkan sekrup maka peluru jatuh ke atas target
  • putar stelan atas kearah kanan seperti mengencangkan sekrup maka peluru jatuh ke bawah target
4. Zeroing keperluan berburu, tidak selalu harus nitik (grouping 2cm) karena target bergerak



=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH


08 September 2011

Review Permasalah Peredam/Centering Peredam

By LARC

Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya tentang permasalahan peredam, pada kesempatan ini LARC akan mengulas kembali cara centering peredam pada senapan angin jenis Sharp dan Canon737 :

Langkah 1 :

Buka Bolt Senapan



Langkah 2 :

Lihat dari lubang bolt, arahkan ke tempat terang, lihat lingkaran didalamnya, kalo terdapat bayangan bulan sabit seperti gbr dibawah (warna hijau) berarti peredam tidak center atau dalam pembahasan kali ini peredam miring kekiri.

abu = box
hitam = lubang bolt
putih = lubang laras 12 alur
hijau = peredam yang miring ke-kiri (dalam kondisi ini peluru akan membentur peredam dan selalu lari ke sebelah kiri)

Gambar : Peredam miring ke kiri


Langkah 3 :

Buka peredam dan oleskan lem superglue pada drat adapter peredam secara memanjang dibagian yang berlawanan dengan bayangan bulan sabit tersebut, tetapi ingat harus sedikit saja, jangan berlebihan, karena kalau berlebihan akan membuat peredam susah masuk karena drat tertutup lem (= bila bulan sabit terdapat di sebelah kanan maka bagian yang di beri lem adalah sebelah kiri pada drat adapter)

Tunggu sampai kering.

Setelah lem kering pasang kembali peredam dan lihat dari lubang bolt, arahkan ke tempat terang, lihat lingkaran didalamnya maka akan seperti gbr dibawah bila peredam sudah center, bila masih terdapat bayangan bulan sabit seperti pada gbr diatas, maka ulangi kembali langkah 3 diatas, sampai lingkaran mulus seperti gbr dibawah :



Tulisan ini masih berkaitan dengan ulasan permasalahan peredam sebelumnya.


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

07 Maret 2011

Bersepeda Kehutan Sambil Berburu

By LARC

Bersepeda kehutan sangat menyenangkan, apalagi bersepeda di hutan pinus, namun sepertinya ada yang kurang, mengingat kita juga mempunyai hobi berburu...

Senapan angin kesayangan kita! itulah jawabannya apalagi bagi kita yang mempunyai hobi bersepeda ke hutan sepertinya kurang seru apabila tidak membawa senapan angin sekaligus berburu ke hutan...

Pada kesempatan ini kami ingin berbagi bagaimana cara membawa senapan angin pada sepeda,

Cara membawa senapannya sama dengan ulasan sebelumnya.

Berikut gambarnya :







Untuk pakaian dapat di sesuaikan dengan kebutuhan, dapat menggunakan pakaian untuk berburu atau untuk bersepeda, tergantung keinginan kita...

Jangan lupa kunci pengaman buat sepeda, botol air sepeda dan yang paling penting perbekalan nasi dan lauk pauknya...


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

10 Februari 2011

Permasalahan Peredam

By LARC

Diperuntukan untuk senapan jenis Sharp dan Canon737 yang menggunakan adapter dari bahan plastik (untuk bahan dari alumunium atau sejenisnya dapat juga dicoba).

1. buka bolt senapan
2. pasang peredam
3. lihat dari lubang paling belakang, arahkan ke tempat terang, lihat lingkaran didalamnya, kalo terdapat bayangan bulan sabit berarti peredam tidak center.
4. oleskan lem superglue pada drat adapter peredam secara memanjang dibagian yang berlawanan dengan bayangan bulan sabit tersebut, tetapi ingat harus sedikit saja, jangan berlebihan, karena kalau berlebihan akan membuat peredam susah masuk karena drat tertutup lem (= bila bulan sabit terdapat di sebelah kiri maka bagian yang di beri lem adalah sebelah kanan pada drat adapter).
5. biarkan sampai kering.
6. pasang peredam
7. bila peredam agak susah masuk pada drat, berilah stempet agar permukaan drat licin, sehingga peredam dapat masuk pada drat.
8. apabila terlanjur pemberian lem tersebut cukup tebal, maka buang/kikis lem sedikit demi sedikit pada jalur drat adapter peredam, sampai peredam dapat masuk sesuai alur drat adapter.
9. kemudian lakukan langkah 3-8 sampai yakin lubang laras terlihat bulat sempurna.

atau dengan cara lain yaitu mengganjal dengan lem plastik stel pada pangkal drat adapter.

1. buka bolt senapan
2. pasang peredam
3. lihat dari lubang paling belakang, arahkan ke tempat terang, lihat lingkaran didalamnya, kalo terdapat bayangan bulan sabit berarti peredam tidak center.
4. berilah setitik lem plastik steel pada pangkal drat di bagian yang berlawanan dengan bayangan bulan sabit tersebut (= bila bulan sabit terdapat di sebelah kiri maka bagian yang di beri lem adalah sebelah kanan pada pangkal drat adapter) dengan tujuan agar kemiringan peredam dapat sesuai.
5. biarkan sampai kering.
6. pasang peredam
7. kikis lem tersebut apabila terlalu menonjol.
8. kemudian lakukan langkah 3-7 sampai yakin didalam lubang laras tidak terlihat bayangan bulat sabit.

catatan : pada cara ini bisa juga menggunakan lem superglue atau sejenisnya.


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

02 Februari 2011

Cara Memasang Telescope Senapan Benjamin Franklin347

By LARC

Pada postingan kali ini kami mencoba mengulas tentang cara pemasangan Telescope pada senapan angin Benjamin Franklin347 atau sejenisnya...

Yang harus kita perhatikan adalah ukuran diameter laras luar pada senapan, karena tidak semua jenis senapan mempunyai diameter laras luar yang sama...

Adapun perangkat tambahan agar bisa memasang scope pada senapan Benjamin Franklin347 adalah dengan menggunakan scopebases, biasanya satu dus isinya 2 pcs, untuk yang original jarang sekali tetapi kalau produk lokal pasti banyak sehingga kita harus mengatakan kepada penjualnya scopebases untuk senapan Benjamin Franklin347.

Scopebases tersebut dipasang didepan pangkal laras dengan menggunakan sekrup yang sudah disediakan...selanjutnya tinggal di sesuaikan kebutuhan untuk jarak jangkau mata ke scope....

Permasalahannya bagaimana cara menyesuaikan jarak mata ke scope karena biasanya pada senapan Benjamin Franklin347, scope tidak bisa lebih mundur karena pemasangan scopebases ada di tengah...tidak seperti senapan sharp, canon atau senapan per...

Untuk mengatasi permasalahan tersebut...mounting scope harus dipasang didepan stelan scope agar scope dapat lebih mundur ke belakang

Bramasta

salah satu contoh pemasangan scope pada senapan jenis Benjamin Franklin347, gambar diatas adalah senapan merk bramasta diameter laras luar sama dengan Benjamin Franklin347


Benjamin Franklin347 dengan scope bushnel

scope bases untuk senapan jenis benjamin dan sejenisnya
Scopebases = penopang mountingbases ; dipasang pada laras senapan

MountingScope
MountingScope = penopang telescope ; dipasang pada scopebases dan scope


keterangan : gambar diambil dari arsip LARC dan searching google




=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

25 Desember 2010

Mengenali Laras Senapan (bag 2)

By LARC


Pada edisi sebelumnya kita telah membahas tentang laras dengan diameter 4,5mm dan yang kurang dari 4,5mm, pada kesempatan ini kita akan membahas soal panjang dan pendeknya laras.

Pada umumnya laras senapan angin terdapat dua jenis yaitu laras pendek (standar) dengan panjang kurang lebih sekitar 45-47cm s.d 50-55cm dan jenis laras panjang atau lebih dikenal dengan istilah long barrel.

Sekilas memang hanya itu yang membedakannya padahal lebih dari itu laras sebuah senapan sangat menentukan pada hasil tembakan dari peluru yang dimuntahkan.

Selain panjang atau pendek sebuah laras senapan angin yang tak kalah pentingnya adalah alur spiral yang terdapat dalam laras, alur spiral sangatlah beragam contohnya alur 6, 8 dan masih banyak lagi macamnya tergantung pabrik pembuat alur spiral.

Harus diperhatikan adalah alur spiral yang terdapat dalam laras haruslah tepat ukurannya sesuai standar yaitu berukuran 4,5mm, dalam hal ini perlu diperhatikan agar supaya moment puntir yang dihasilkan dapat maksimal, yang berpengaruh pada daya rusak dan ketepatan pada saat mengenai sasaran (sebagaimana telah kita ulas pada bagian pertama).

Senapan angin long barrel tentu memiliki keunggulan dibanding dengan laras standar, senapan long barrel dapat menjangkau sasaran lebih jauh, tapi tentu saja harus ditunjang oleh penetrasi/tekanan angin yang besar, seperti yang banyak dipergunakan pada senapan jenis gas.


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

08 September 2010

Mengenali Laras Senapan (bag 1)

By LARC


Sebagaimana diutarakan sebelumnya bahwa LARC hanya menggunakan senapan jenis pompa dan per kaliber 4,5mm dan pada kesempatan ini kami mencoba berbagi pengetahuan tentang laras senapan angin cal 4,5mm ;

Tanpa kita sadari bahwa kaliber senapan angin yang kita miliki ada yang berukuran 4,5mm dan ada yang kurang dari 4,5mm (lebih kecil).

Bagaimana cara membedakan laras kaliber 4,5mm dengan ukuran kaliber yang lebih kecil :

khusus untuk jenis pompa dan per ;

1. masukan pellet / mimis jenis prometheus atau dart, pompa atau kokang kemudian tembakan, bila pellet tersebut tidak keluar alias macet maka ukuran laras tersebut pasti kurang dari 4,5mm.

2. ada yang lebih mudah yaitu masukan pellet / mimis jenis biasa (dome, point dlsb) pompa 1 atau 2 kali atau kokang apabila jenis per, kemudian tembakan ke bak air, kemudian ukur diameter pellet / mimis hasil tembakan tadi.

Laras kaliber yang lebih kecil dari 4,5mm kemungkinan dibuat oleh pabrik tentu saja mempunyai alasan masing-masing ;

Ukuran kaliber 4,5mm baik untuk dipergunakan outdoor (hunting) sesuai dengan target buruan kecil, seperti burung, bajing, musang dll

Sementara bila lebih kecil dari 4,5mm akan lebih efektif untuk lomba menembak target seperti tembakan bullseye, karena lubang hasil tembakan lebih kecil sehingga lebih akurat untuk perhitungan angka.

Dari dua ukuran tersebut (diameter 4,5mm atau kurang) tidak menjadikan salah satu menjadi yang paling baik atau tidak semuanya tergantung selera kita yang akan mempergunakannya....





=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH









05 Juli 2010

Menembak Target & Silhouette

By LARC

Dalam olah raga menembak dengan senapan angin kaliber 4,5mm ini dibagi atas dua bagian yaitu Kegiatan Berburu ke Hutan dan Menembak Target dan Silhouette.

1. Hobi Menembak Target dan Silhouette

  • Menembak Target dan Sillhouette adalah kegiatan menembak sebuah benda mati atau target berupa gambar atau benda yang mirip dengan target hewan yang diburu dalam bentuk mini, pada umumnya kegiatan ini dilaksanakan pada lomba-lomba menembak untuk mendapatkan hadiah dari panitia penyelenggara atau sponsor.
  • Kelas senapan angin yang dilombakan adalah jenis pompa, per dan gas (pcp), pada umumnya jarak yang dilombakan sejauh 10 meter tanpa menggunakan telescope sedangkan yang menggunakan telescope bisa sejauh 25-40 meter keatas.
  • Adapun posisi menembak yang dilombakan : berdiri, jongkok, tiarap, duduk dan berdiri diatas papan yang digantung sehingga papan tersebut pada saat kita injak akan bergoyang, posisi nembak tersebut dilaksanakan sesuai kebutuhan atau tergantung target yang dipersiapkan oleh panitia lomba.
Apa yang harus dipersiapkan bila kita ingin mengikuti kegiatan tersebut, berikut beberapa tips :
  1. Siapkan uang yang banyak untuk pendaftaran, akomodasi dan transportasi, juga untuk persiapan apabila kita ingin melakukan daftar ulang.......karena pada lomba-lomba seperti itu biasanya peserta diperbolehkan untuk mengulang pendaftaran apabila merasa kurang puas atas nilai tembakannya.
  2. Berlatihlah dahulu dengan target/silhouette serta jarak dan posisi dengan standar internasional atau buatlah simulasi lomba dengan target, posisi dan jarak yang kemungkinan dilombakan.
  3. Pastikan senapan sudah dalam posisi zero setelah berlatih.
  4. Gunakan satu jenis pellet yang sesuai dengan senapan yang akan dipakai, karena ke akuratan pellet masing-masing berbeda pada setiap senapannya.
  5. Gunakan sepatu dengan bentuk rata melebar (tidak lancip)
  6. Berpakaianlah yang simpel khususnya bila perlombaan di adakan di tempat terbuka.
  7. Makan dan beristirahatlah secukupnya sebelum mengikuti lomba.
  8. Kuatkan mental, karena konsentrasi nembak pada saat latihan dengan saat lomba sangat jauh berbeda.
berikut beberapa gambar target & silhouette serta posisi menembak yang sering dilombakan :





klik pada gambar untuk memperbesar
sumber gambar : dari beberapa sumber




=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

16 Desember 2009

Membawa Senapan Angin Pada Motor

By LARC

Bagi kita2 yg biasa pergi berburu dengan menggunakan motor roda dua secara boncengan atau sendiri, rata2 selalu menggendong senapannya atau dipegang oleh rekan yang diboncengnya.

apabila jaraknya cukup jauh kemungkinan akan membuat pegal punggung atau pundak pengemudi dan yg diboncengnya, dan kasian juga buat rekan yg dibonceng karena hrs selalu menyesuaikan senapan agar tdk menyenggol saat menyusul kendaraan lain apalagi kalo senapan yang dibawanya bobotnya cukup berat...belum lagi resiko bila tali sarung senapan itu putus dll.

nah saya ingin berbagi cara membawa senapan saat berburu dengan menggunakan kendaraan motor roda dua agar tidak membuat punggung atau pundak pegal karena menggendong senapan......


sederhana saja...buat 2 tali gantungan dan dikaitkan ke bagian belakang motor (pegangan) dan bagian depan motor (tempat mengaitkan helm)....bahannya boleh dari tali gendongan tas atau sabuk biar lebih kuat, panjang pendeknya diatur sesuai dengan kebutuhan


tentu saja syarat utama adalah senapan harus menggunakan sarung senapan dengan lapisan busa tebal, yg berguna utk melindungi senapan dan scope dari body motor, nggak usah khawatir, senapan tsb sdh terjepit oleh kaki pengemudi didepan dan kaki yg dibonceng sehingga senapan tsb tdk akan bergoyang2 saat diperjalanan.

bila hujan, sarung bisa dibungkus plastik guna menghindari kotor karena kecipratan air genangan atau karena sarungnya masih tembus air.


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

08 Oktober 2009

TIPS SAAT DIHUTAN

By LARC
Seperti yang pernah diulas sebelumnya bahwa hobi berburu dan menembak identik dengan hutan dan petualangan, untuk itu kami ingin berbagi tentang pengalaman pada saat berada dihutan, baik saat berburu ataupun saat berkemah.
Pengetahuan tentang alam dan bertahan hidup (survival) harus di kuasai atau minimal diketahui oleh para penghobi olahraga menembak dan berburu, ini sangatlah penting untuk menjaga hal-hal yg tdk terduga saat dihutan, sehingga menjadi suatu keharusan bagi penghobi menembak dan berburu untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat, dan yang harus diperhatikan sebelum melakukan kegiatan di alam bebas adalah : meliputi persiapan alat atau perlengkapan, kesehatan dan kondisi fisik, biaya selama kegiatan dan data informasi mengenai lokasi, jalur, medan serta cuaca.
Beberapa hal yang harus diingat :
  1. Secara umum binatang besar biasanya menjauhi manusia, namun binatang kecil seperti semut, nyamuk,lintah (pacet) justru yang menyerang manusia.
  2. Selain tumbuhan tertentu, dihutan lebat tidak ada buah-buahan yang dapat dimakan.
  3. Perlengkapan pribadi yang dibawa usahakan seringan mungkin tetapi selengkap mungkin.
  4. Usahakan berangkat pagi-pagi karena udara masih sejuk.
  5. Berhati-hatilah dalam melangkah, karena saat dihutan bahaya selalu mengancam kita.
  6. Buatlah tanda dengan tali, atau sobekan baju (berwarna terang) setiap beberapa meter sekali atau disetiap persimpangan.
  7. Bersama pergi, bersama pula kita pulang.
  8. Berangkat dengan selamat pulang dengan selamat.

Berhati-hatilah saat dihutan karena bahaya selalu mengintai............



Berangkat bersama, pulang bersama


Beberapa hal yang harus diketahui saat kehabisan perbekalan makanan dihutan lebat:
  1. Tumbuhan yang berdaun, bunga, buah, atau umbi yang biasa dimakan oleh satwa liar, adalah tumbuhan yang tidak beracun, untuk tumbuhan yang berdaun atau umbi sebaiknya dimasak terlebih dahulu.
  2. Jangan meminum air mentah dihutan, masaklah terlebih dahulu.
  3. Jangan mencoba memakan tumbuhan atau buah yang belum kita kenal, sebelum kita mengetahui ciri-ciri tumbuhan yang disebutkan diatas.
Manfaatkan sumber mata air pegunungan.....
Hati-hati!!!...jangan minum air sembarangan....
Beberapa hal yang harus diketahui saat tersesat dihutan lebat :
  1. Jangan Panik
  2. Beristirahatlah agar dapat berpikir dengan jernih untuk membuat suatu keputusan.
  3. Berusahalah mengingat kondisi/keadaan/medan dengan mengandalkan panca indera kita.
  4. Coba untuk mendengar suara arus sungai.
  5. Tetaplah bersama, jangan tercerai berai.

Saat perkiraan tersesat...beristirahatlah, tenangkan pikiran!!!
Untuk menghindari kejadian-kejadian seperti diatas (kekurangan perbekalan atau tersesat dihutan) maka perhatikanlah hal-hal berikut ini :
  1. Apabila taksiran arah perjalanan kita jauh, usahakan berangkat pagi-pagi karena udaranya masih sejuk, biasakanlah sarapan terlebih dahulu, makan dan minum saat istirahat dan lakukanlah secara bersama-sama.
  2. Apabila makanan tdk habis jangan dulu dibuang, bungkuslah kembali untuk cadangan makanan pada istirahat berikutnya.
  3. Pastikan tempat air kita terisi penuh.
  4. Bawalah obat-obatan seperti lotion untuk mengusir nyamuk.
  5. Bawalah korek api, atau mancis, senter kecil, tali plastik (berwarna), peluit


Kebersamaan dan kekompakan dapat membuat kekuatan saat kita dihutan.....
=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH

01 Oktober 2009

MENEMBAK DENGAN AMAN

By LARC

Senapan Angin pada dasarnya adalah senjata, sekalipun tidak mematikan buat manusia namun dapat membuat cedera serius pada manusia apabila dipergunakan dengan ceroboh dan tidak bertanggung jawab, untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pemilik senapan angin yaitu :
  1. Pastikan laras dalam keadaan kosong/tanpa pellet saat senapan disimpan dirumah atau pada saat istirahat.
  2. Pastikan kokang selalu terkunci apabila belum siap tembak.
  3. Jauhkan tangan dari triger apabila belum siap tembak.
  4. Gunakan batang rumput atau sejenisnya untuk memastikan ada tidaknya pellet didalam laras dengan cara : masukan batang rumput ketempat masuknya pellet, apabila batang rumput tersebut masuk lebih dalam berarti tidak ada pellet, ingat…..jangan sekali-kali meneropong laras untuk mengetahui ada / tidaknya pellet didalam.
  5. Pompa-lah terlebih dahulu sebelum memasukan Pellet ke dalam laras.
  6. Jangan menembak datar, sejajar, menembak kepermukan air pada sudut kurang dari 90 derajat karena pellet akan mental dan mengenai benda lain atau seseorang didepan kita.
  7. Jangan arahkan laras (moncong senapan) kedepan orang, baik senapan itu dalam keadaan kosong, apalagi terisi.
  8. Pastikan arah peluru jatuh ketempat yang aman.
  9. Pakailah Kacamata saat latihan menembak, untuk menghindari memantulnya pellet ke muka kita.
  10. Jangan berjalan dibelakang rekan yang memikul senapan angin dengan moncong laras mengarah ke belakang, segera peringatkan dia untuk memikul senapan dengan arah moncong laras ke atas.
Pada saat istirahat pastikan senapan tidak dalam keadaan terisi pellet

Maman

Selalu arahkan moncong laras senapan angin ke arah atas
Agus Anwar

Dalam kondisi apapun jagalah senapan angin agar moncong laras selalu terarah keatas


Hanya peraga-an.........(contoh berbahaya : jangan ditiru.....)

PERINGATAN !!!
“SENAPAN ANGIN BUKAN BARANG MAINAN, JAUHKAN DARI JANGKAUAN ANAK-ANAK”
“MENEMBAKLAH DENGAN AMAN”


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH


15 September 2009

SENAPAN ANGIN dan PERAWATANNYA


By LARC



Fenomena yang berkembang saat ini ternyata sena
pan angin jenis pompa maupun per semakin banyak digemari baik untuk keperluan olah raga ataupun sebagai alat untuk keperluan berburu untuk itu LARC sengaja mempersempit para penghobi menembak dan berburu dengan memakai senapan angin jenis POMPA dan PER karena kedua jenis senapan angin ini sangat familiar dimasyarakat serta relatif mudah dalam perawatan.


SENAPAN JENIS POMPA

Benjamin Franklin, senapan angin jenis gerendel buatan Amerika yang pertama kali dikenal oleh masyarakat di Indonesia khususnya Bandung dan sekitarnya, yang kemudian di ikuti dengan banyaknya senapan-senapan pompa gerendel produk lokal (bandung-cipacing)
yang mirip dengan Benjamin Franklin, yang kemudian lebih di kreatifkan kembali olah para pengrajin Cipacing dengan membuat senapan pompa jenis pelatuk/hammer, yang pada sat itu terkenal dengan merk Benjamin cap Kuda.

Cara pemakaiannya mudah, tarik kokang (bolt), pompa sebanyak 3-4 kali, masukan pellet ukuran 4,5 mm, tutup kokang, bidik, dan tembak.....akurasi yang cukup untuk jarak 10-15 mtr dan pompa dapat ditambah sesuai keinginan untuk jarak yang lebih jauh, tentu saja dengan bantuan telescope.

Sharp Inova, Canon737, senapan angin generasi berikutnya dengan sistim tanpa bolt kokang, cara pemakaiannya sama dengan type gerendel, tidak perlu dikokang (tarik bolt), tinggal pompa sebanyak kebutuhan dan jarak, masukan pellet ukuran 4,5mm, bidik dan tembak, bentuk lebih modern serta lebih ringan, Sharp Inova aslinya diproduk oleh Jepang dan Canon737 diproduk oleh Indonesia.


SENAPAN JENIS PER

BSA buatan Inggeris dan DIANA buatan Jerman senapan jenis per yang pertama terkenal di Bandung dan sekitarnya,
yang kemudian di ikuti dengan banyaknya senapan-senapan jenis PER produk lokal (bandung-cipacing) yang mirip dengan BSA dan DIANA, dengan sistem kokang patah laras (Breakbarrel) atau tarik tuas dibawah laras (Underlever).

Untuk jenis ini cara pemakaiannya sangat mudah, tinggal patahkan laras atau tarik tuas , masukan pellet ukuran 4,5mm , bidik dan tembak...namun untuk jenis ini tenaga tembakan tidak dapat diatur seperti jenis pompa, sekali kokang terbatas utk jarak tertentu, maximal 10-15 mtr, lebih dari jarak tersebut pellet masih mampu namun tdk menjamin ka-akuratan-nya.

Berikut sebagian senapan-senapan angin yang dipergunakan oleh Anggota LARC :

BENJAMIN FRANKLIN Type 347 (Pompa-Gerendel)

BENJAMIN SHERIDAN Type 397 PA (Pompa-Gerendel)

DIANA Type24 (PER-Breakbarrel)


CANON737 (Pompa)



BENJAMIN LOKAL (Pompa-Gerendel)


DIANA Model 50 (PER-Underlever)


SHARP INOVA (Pompa)


BRAMASTA (Pompa-Gerendel)


TIPS PERAWATAN SENAPAN ANGIN
Jenis Pompa
  1. Pastikan selalu terisi angin (pompa minimal 1x) pada saat senapan sedang tidak dipergunakan (disimpan) , agar seal / klep tetap meregang.
  2. Untuk senapan pompa jenis gerendel, pastikan tidak terkokang lama bila belum siap tembak atau batal nembak, agar per bolt / per kokang tidak cepat lemah.
  3. Bersihkan permukaan senapan (dari laras sampai ke popor) setiap sesudah pemakaian, boleh menggunakan kain/lap yang diberi sedikit pelumas gunanya untuk mencegah karat terutama dari bahan besi.
  4. Jangan memberi pelumas yang berlebihan pada klep pompa ataupun tabung pompa, karena akan terbawa masuk ke tabung angin yang akan mempercepat keausan seal.
  5. Bersihkan alur laras secara periodik untuk memperlancar keakuratan laras.

Jenis Per
  1. Pada saat senapan hendak disimpan, pastikan tidak sedang dalam keadaan terkokang karena dapat membuat daya regang per cepat kendur
  2. Bersihkan permukaan senapan (dari laras sampai ke popor) setiap sesudah pemakaian, boleh menggunakan kain / lap yang diberi sedikit pelumas gunanya untuk mencegah karat terutama dari bahan besi.
  3. Bagian-bagian yang bergerak sebaiknya dilumasi.
  4. Jangan menembak kosong / tanpa peluru karena bisa menyebabkan kerusakan parah pada klep piston.
  5. Bersihkan alur laras secara periodik untuk memperlancar keakuratan laras.

Tambahan
  • Binocullar, riflescope, telescope, kamera saku, kamera digital sebaiknya simpan dalam satu tempat khusus, diberi penghangat (bisa dari lampu 5 watt) dan dibantu dengan bubuk silica gel untuk mencegah timbulnya jamur lensa.


=== untuk para pengcopy-paste === 
mohon dicantumkan sumber-nya
(www.larc2005.blogspot.com)
TERIMA KASIH